Kabupaten Ngawi terletak di wilayah barat Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis Kabupaten Ngawi terletak pada posisi 110o10’ – 111o40’ Bujur Timur dan 7o21’ – 7o31’ Lintang Selatan. Batas wilayah Kabupaten Ngawi adalah sebagai berikut:

- Sebelah Utara :     Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora (Provinsi Jawa Tengah) dan Kabupaten Bojonegoro.

- Sebelah Timur :     Kabupaten Madiun.

- Sebelah Selatan :  Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan.

- Sebelah Barat :     Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen (Provinsi Jawa Tengah).

Secara administrasi wilayah ini terbagi ke dalam 19 Kecamatan dan 217 desa, dimana 4 dari 217 desa tersebut adalah kelurahan. Luas wilayah Kabupaten Ngawi adalah 1.295,58 km2, di mana sekitar 39 persen atau sekitar 504,76 km2 berupa lahan sawah.

Topografi wilayah Kabupaten Ngawi berupa dataran tinggi dan tanah datar. Tercatat 4 Kecamatan  terletak pada dataran tinggi yaitu  Sine, Ngrambe, Jogorogo dan Kendal yang terletak di kaki Gunung Lawu. Lima belas Kecamatan sisanya berupa tanah datar. Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Kedunggalar merupakan Kecamatan yang memiliki wilayah paling luas yaitu sebesar 138,29 km2 atau 10,67 persen and 129,65 km2 atau 10,00 persen.

Selain kondisi geografis dan topologis yang sangat strategis, Kabupaten Ngawi memiliki fasilitas pendukung yang memadai, diantaranya : pembangunan jalur kereta api double track dan pembangunan jalan tol sepanjang 90 km yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur yang melewati wilayah Kabupaten Boyolali, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Ngawi. Jalan tol ini merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa di mana menghubungkan ruas  Jalan Tol Semarang-Solo yang sedang dalam tahap pembangunan dengan Jalan Tol Ngawi-Kertosono, sehingga pada beberapa artikel disebut sebagai Jalan Tol Solo-Kertosono.