4Mei 2026

Layanan MPP Kabupaten Ngawi April 2026 Tembus 10.392 Kunjungan, Dukcapil dan BPJS Kesehatan Dominasi Layanan

Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Mall Pelayanan Publik (MPP) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan terintegrasi. Hal ini tercermin dari tingginya angka kunjungan masyarakat selama bulan April 2026.

Berdasarkan rekapitulasi kunjungan MPP Kabupaten Ngawi periode 01 April hingga 30 April 2026, tercatat sebanyak 10.392 pengunjung telah memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia di MPP.

Dari total tersebut, layanan yang paling banyak dikunjungi berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan jumlah 4.676 pengunjung. Tingginya angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, KK, dan akta pencatatan sipil.

Disusul oleh layanan BPJS Kesehatan sebanyak 1.285 pengunjung dan Dinas Sosial sebanyak 821 pengunjung. Sementara itu, beberapa instansi lainnya juga turut memberikan kontribusi signifikan, di antaranya:

1. BPR Syariah: 507 pengunjung

2. Polres Ngawi: 435 pengunjung

3. Badan Keuangan Daerah: 410 pengunjung

4. Bank Jatim: 408 pengunjung

5. DPMPTSP Kabupaten Ngawi: 312 pengunjung

6. Taspen: 279 pengunjung

7. Samsat: 257 pengunjung

8. Kantor Imigrasi: 236 pengunjung

Selain itu, terdapat pula beberapa instansi dengan jumlah kunjungan yang relatif rendah, serta beberapa layanan yang belum tercatat kunjungan selama periode tersebut. Hal ini menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas dan optimalisasi layanan di masa mendatang.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Ngawi, Kusumahadi Widjajanto menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator positif terhadap kepercayaan masyarakat dalam memanfaatkan layanan terintegrasi di MPP. Ke depan, inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan guna memberikan kemudahan akses serta kenyamanan bagi masyarakat.

MPP Kabupaten Ngawi diharapkan terus menjadi pusat layanan publik yang modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.